Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

3 Alasan Mengapa Foto Jaman Dahulu Jarang Dengan Pose Tersenyum


Laporan Wartawan TribunTravel.com, Apriani Alva

Pernah kah, kau memperhatikan foto-foto usang yang ditemukan di dunia maya atau album keluarga? Kebanyakan foto-foto zaman dulu memperlihatkan wajah yang datar. Dengan kata lain, orang zaman dulu setiap foto wajahnya tak pernah tersenyum Kok, dapat gitu, yah?

Dilansir TribunTravel.com dari akun Facebook Nusantara Tempo Dulu, ternyata hal itu dapat terjadi sebab beberapa alasan.

Apa saja itu? Yuk simak ulasan berikut.

1. Kamera yang belum canggih


Mengambil foto zaman dulu memakai kamera yang tak secanggih sekarang.

Sekali jepret dapat membutuhkan waktu 60-90 detik sampai foto benar-benar terekam.

Bisa dibayangkan, kalau seseorang berpose menahan senyum sampai lebih dari satu menit.

Daripada beresiko hasil fotonya jelek, lebih baik hanya membisu saja dan lebih mudah.

Tak ingin hasil fotonya jelek, sebab pada masa itu berfoto masih menjadi acara glamor dan mahal.

2. Terlihat berwibawa


Orang dulu menentukan pose membisu dan tak tersenyum ternyata sebab ingin terlihat berwibawa.

Saat dipotret, mereka tak ingin terlihat ndeso dan konyol.

Kala itu, tertawa dan tersenyum kebanyakan dikaitkan pada orang bodoh, miskin dan pemabuk.

Dengan berfoto membisu saja, orang terdahulu berharap akan dikenang sebagai orang berwibawa bukan langsung yang konyol.

3. Gigi yang rusak


Satu di antara banyak alasan orang zaman dahulu enggan tersenyum atau tertawa ketika difoto yakni gigi yang rusak.

Mereka tidak ingin memperlihatkan gigi-gigi yang telah dicabut.

Pada masa itu, satu-satunya cara untuk memperbaiki gigi yang rusak yakni mencabutnya.

Wajar kalau mereka tidak ingin memperlihatkan kekurangan tersebut.

Sumber : Tribunnews.com

Posting Komentar untuk "3 Alasan Mengapa Foto Jaman Dahulu Jarang Dengan Pose Tersenyum"