Model Gigi Hadid Di Kecam Netizen Alasannya Bela Palestina


Gigi Hadid menanggapi protes yang ia terima usai menawarkan pemberian terhadap Palestina.

Model yang memang mempunyai darah Palestina dari sang ayah Mohamed Hadid itu mulanya menyatakan bahwa konflik yang berlangsung antara Israel dan Palestina bukan perihal ras dan agama, melainkan kasus keserakahan. Ia mengungkapkan pedoman itu lewat Twitter.

"Saya sudah katakan sebelumnya dan saya akan mengatakannya lagi. Bagi saya, ini bukan perihal agama atau satu melawan yang lain, ini perihal keserakahan," kicaunya seraya menyertakan tagar #FreePalestine #freegaza #coexist.

Kicauan Gigi itu diungkapkannya usai membagikan bagian gosip yang berisi soal masyarakat Palestina yang dibunuh oleh pasukan Israel di perbatasan Gaza, awal pekan ini.

Namun tak usang berselang, ia mendapat kritikan dari orang-orang yang tidak baiklah dengannya. Gigi dituduh menyalahkan bangsa Yahudi di Israel dan menyebutnya serakah.

Kritik itu pun eksklusif ditanggapi sang mantan kekasih Zayn Malik. Apalagi sesudah salah satu warganet menganggap model Victoria Secret itu hanya mendukung satu pihak.

"Saya tidak menyebut orang Yahudi tamak, tetapi siapa pun yang tidak sanggup melihat ego mereka sendiri akan memelintirnya menyerupai itu," tulis Gigi merespons tudingan itu.

Ia lanjut memaparkan, "Yang saya katakan adalah, koeksistensi (antara Palestina dan Israel, menyerupai mereka hidup dahulu) ialah hidup tanpa keserakahan. Itu saja yang saya harapkan. Saya tidak baiklah dengan kekerasan dari sisi mana pun."

Meski telah memberi penjelasan, tanggapan Gigi nyatanya masih memicu perdebatan. Model berusia 23 tahun itu pun lalu menciptakan pernyataan tegas untuk menghentikan itu.

"Kalian akan melihat sisi apa pun yang kalian inginkan. Saya tidak pernah berniat semakin memisahkan kelompok dengan kebencian. Saya menjalani hidup, mengasihi semua orang tanpa memandang agama atau ras," kicaunya seraya menegaskan beliau tidak anti golongan apa pun.

Menutup pernyataannya, Gigi juga menuliskan bahwa serangkaian kata itu hanyalah pendapatnya sendiri. Sayangnya, di media umum semua sanggup diputarbalikkan.

"Media sosial ialah salah satu hal yang paling menciptakan frustrasi dan memutarbalikkan fakta. Semuanya diambil dan dibaca dengan cara yang salah, alasannya ialah kicauan tidak pernah sanggup menawarkan kedalaman yang nyata," ujarnya menutup perdebatan itu.

Sebelumnya Gigi Hadid sudah pernah mendapat problem lewat media sosial. Ia tersandung masalah rasisme alasannya ialah menyipitkan mata dan membandingkan wajahnya dengan makanan ringan anggun berbentuk wajah Buddha sambil tertawa, dalam video yang diunggah di akun Instagram saudarinya, Bella Hadid.

Sumber : cnnindonesia.com