Oki Setiana Dewi Pastikan Film 212 The Power Of Love Bebas Dari Nuansa Politik


Aktris bagus Oki Setiana Dewi rupanya menjadi direktur produser dalam film ‘212 The Power of Love’. Kendati demikian abang dari Ria Ricis itu menyebut bahwa film ini bebas dari kepentingan politik.

Seperti yang kita ketahui, film ‘212 The of Power Love’ diangkat dari kisah faktual agresi bela umat Islam jilid II yang terjadi pada 2 Desember 2016 lalu. Menariknya kisah ini juga mengangkat wacana perbedaan pendapat antara ayah dan anak dimana sang ayah yang punya niat besar untuk berangkat ke Jakarta mengikuti agresi 212. Tetapi sang anak yang diperankan Fauzi Baadila menolak keras impian sang ayah untuk berangkat

"Kami tidak ingin ada kepentingan politik apapun dalam film ini, kami tidak ingin mendeskreditkan siapapun dalam film ini. Yang kami ingin sampaikan ialah The Power of Love," kata Oki Setiana Dewi ketika dijumpai di tempat Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan pada Selasa (1/5/2018).

Lebih lanjut, Oki sempat bercerita bahwa dirinya pernah menolak pihak yang mempunyai kepentingan untuk mendanai film yang dilatarbelakangi insiden 212 itu.

"Film ini memang kendalanya ialah pada waktu itu biaya, alasannya tidak ada yang mau mensponsori film ini alasannya udah takut duluan dengan 212, ada yang mau mendanai tapi mempunyai kepentingan tertentu dan kami tidak mau," ujarnya.

"Jadi saya dan teman-teman lah yang urunan untuk mewujudkan film ini alasannya kami tidak ingin ada kepentingan politik apapun dalam film ini," lanjutnya.

Selain itu, Oki Setiana Dewi kembali mengomentari soal pemilihan pemain dalam film tersebut. Menurutnya Fauzi Baadila yang didapuk menjadi tokoh utama berhasil memerankan tokoh Rahmat yang bertengkar dengan ayahnya.

"Untuk pemilihan pemain tentu Fauzi Baadila sangat berpengaruh sekali dalam film ini, ia memang sudah diincer dari awal ya ketika pembuatan film ini. Fauzi juga membantu pemain lain yang lebih junior. Mereka ada latihan akting juga," imbuhnya.

Sebagai isu dalam film tersebut banyak melibatkan para alumni 212. Dan film ini akan tayang serentak pada 9 Mei 2018 mendatang.

"Rata-rata pemainnya penulis skenarionya orang yang terlibat dalam film ini ialah alumni 212. Makara mereka punya ruh nya, jiwanya jadi mereka mengerti," tukasnya.

Sumber : celebrity.okezone.com