Pm Li Mendesak Perusahaan Cina Untuk Memprioritaskan Pekerja Indonesia

- 5:45 AM
advertise here
advertise here

Perdana Menteri Cina Li Keqiang telah meminta perusahaan-perusahaan Cina yang berinvestasi di Indonesia untuk mengutamakan merekrut pekerja lokal di perusahaan mereka masing-masing. Li mencatat bahwa dengan lebih banyak peluang kerja di Indonesia, kedua negara sanggup memperoleh manfaat dari investasi tersebut.

"Kami telah menyerukan kepada perusahaan-perusahaan Cina yang berinvestasi di Indonesia untuk mempekerjakan sebagian besar pekerja Indonesia," Li menyatakan pada konferensi pers bersama dengan Presiden Indonesia Joko Widodo di Istana Presiden Bogor pada hari Senin.

Di sisi lain, perdana menteri telah meminta pemerintah Indonesia untuk menyederhanakan proses manajemen bagi perusahaan Cina untuk berinvestasi di negara tersebut. Pertemuan bilateral antara Presiden Widodo dan Premier Li juga membahas persoalan kerjasama dalam masakan halal dan busana muslim.

"Kami bahagia berinvestasi di Indonesia dengan masakan halal dan busana muslim. Jadi, gotong royong kami sanggup membuatkan pasar ketiga," kata Li.

Dia percaya bahwa kerjasama sanggup ditingkatkan lebih lanjut, alasannya yaitu populasi Muslim di China telah mencapai 20 juta. PM Li telah menyatakan keinginan bahwa kolaborasi China dengan Perhimpunan Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) akan membawa hasil yang signifikan dan strategis.

China telah menekankan komitmennya untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di Laut Cina Selatan. "Terlepas dari perselisihan atau ketidaksetujuan, kami niscaya akan bekerja sama untuk menjaga stabilitas di daerah ini," beliau menekankan.

Sementara itu, Presiden Widodo mencatat bahwa ASEAN, yang memperlihatkan bantuan signifikan terhadap perdamaian dan stabilitas di daerah itu, harus meningkatkan kinerjanya. Presiden juga meminta Cina untuk mendukung Palestina dalam perjuangannya demi kebebasan.

PM Li sedang melaksanakan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada 6-8 Mei. Li dijadwalkan mengunjungi Sekretariat ASEAN dan menghadiri KTT Bisnis Indonesia-Cina.
(Antara)

Sumber : Tempo.co
Advertisement advertise here
 

Start typing and press Enter to search