Prilly Latuconsina Akui Pernah Dicuekin Hingga Pagi Gara-Gara Game

Prilly Latuconsina terang-terangan menyatakan ketidaksukaan pada lelaki yang kecanduan bermain game. Terlebih untuk mereka yang hingga mengabaikan lingkungan sekitar demi memusatkan perhatian pada game di gadget masing-masing.

"Aku kesal sama pemuda yang main games dan enggak dengerin kita ngomong," ungkap Prilly Latuconsina di daerah Senayan, Jakarta Pusat belum usang ini.

Prilly Latuconsina

Dalam hal ini, Prilly punya dasar berpengaruh dalam mengutarakan apa yang menurutnya salah. Dia mengaku pernah mengalami sendiri momen ketika dinomorduakan kaum adam gara-gara lebih fokus bermain game.

"Aku sensitif sama pemuda yang main game, kita enggak dikabarin hingga pagi. Apakah game lebih mulia dibandingkan perempuan?," kata dia.

Sebelumnya, Prilly memang sempat menyinggung kekurangan lelaki yang kecanduan game nilai minus. Terlebih bagi mereka yang tidak dapat memecah fokus untuk memikirkan hal lain, Prilly mengaku anti dengan orang-orang semacam itu.

Prilly Latuconsina

Bagi Prilly, lelaki harus dapat memprioritaskan hal-hal apa saja yang jadi perhatian utamanya. Sebab, mereka ialah calon-calon kepala keluarga yang kesehariannya tidak melulu memikirkan hal-hal sepele ibarat game.

"Aku orangnya tipe yang dapat fokus banyak hal. Aku kesal sama lelaki yang hanya fokus sama satu hal. Lelaki akan menjadi pemimpin keluarga, bila enggak dapat memikirkan banyak hal gimana istrinya?" tutur Prilly Latuconsina.

Oleh karenanya, Prilly berharap supaya para laki-laki dapat menemukan kembali cara menghargai wanita. Di kurun modern ini, Prilly merasa nilai kaum hawa justru semakin rendah di mata lelaki.

Sumber : celebrity.okezone.com

Komentar